Jumat, 21 Maret 2014

MANFAA IKAN NILA BAGI KESEHATAN TUBUH KITA


Manfaat ikan nila :
1. Kandungan proteinnya tinggi, yaitu 16-24%, pada ikan yang telah diolah kandungan protein bisa mencapai 35%
2. Rendah lemak sehingga tidak meningkatkan kadar kolesterol
3. Rendah kalori dan karbohidrat sehingga cocok untuk program pengurangan berat badan
4. Mengandung omega 6 yang berguna untuk mencegah dermatitis (sakit kulit) dan ketidak suburan
5. Mengandung phosphor yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi
6. Mengandung niacin yang dibutuhkan untuk mengubah karbohidrat menjadi gula yang akan dibakar untuk [size="4"]menghasilkan energy[/size]
7. Mengandung selenium yang berguna untuk mencegah kanker, serangan jantung dan katarak
8. Mengandung vitamin b 12 yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah
9. Mengandung potassium yang berguna untuk mencegah pembentukan batu ginjal dan melancarkan aliran oxygen ke otak
ikan air tawar biasanya dijual hidup ataupun dalam keadaan segar, sehingga tidak mengandung bahan pengawet. Daging ikan mengandung kolagen yang jumlahnya jauh lebih rendah daripada daging ternak. Hal ini mengakibatkan daging ikan lebih empuk dan mudah dicerna, bahkan oleh bayi sekalipun.
Informasi kandungan nutrisi pada ikan nila
Setiap 100 g ikan nila yang telah dimasak mengandung:
Kalori : 128 kcal
Protein 26 gm
Karbohidrat: 0 gm
Total lemak: 3 gm
Lemak jenuh: 1 gm
Lemak tak jenuh: 2 gm
Transfat: 0 gm
Kolesterol: 57 mg
Fiber: 0 gm
Selenium: 54.40 mcg (78% DV)
Vitamin B12: 1.86 mcg (31% DV)
Niacin: 4.74 mg (24% DV)
Fosfor: 204.00 mg (20% DV)
Kalium: 380 mg (11% DV)
Manfaat
Seperti yang anda lihat pada data di atas, ikan nila memiliki kandungan protein yang tinggi tetapi rendah lemak bahkan tidak mengandung karbohidrat sehingga cocok untuk diet. Ikan nila dikenal sebagai ikan abad 21 yaitu makanan berprotein tinggi dan tidak mengandung karbohidrat. Ikan nila tidak mengandung omega -3 sebanyak ikan mas atau salmon, tetapi ikan nila merupakan pilihan yang baik jika dibandingkan daging ayam atau daging sapi apalagi daging babi.
Cara memasak ikan nila yang paling baik adalah dengan cara dipanggang atau dikukus. Hal ini dilakukan untuk mengurangi lemak total dalam makanan. Ingatlah bahwa cara memasak ikan nila dapat merubah kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya.
manfaat ikan nila banyak juga ya sob, bagus tu bagi cewek – cewek yang kepengen diet, dan tetap langsing. nah untuk anak – anak juga bagus low. semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Ikan mas dapat menyehatkan mata, karena ikan dapat melawan degenerasi macula, glaucoma, dan sindrom mata kering. Begitu juga untuk kesehatan kulit, ternyata minyak ikan dapat mencegah keriputan dan menunda proses penuaan kulit. Bahkan beberapa produk kecantikan kini banyak yang mempercayakan minyak ikan sebagai kandungan utamanya. Dan yang tak kalah pentingnya, mengkonsumsi ikan juga membuah kita tidak mudah depresi sehingga rasa ketakutan yang berlebihan dapat teratasi jika kita banyak mengkonsumsi ikan.
Mengkonsumsi ikan memang sangat baik, kalau dulu banyak orang yang mengatakan mengkonsumsi ikan akan membuat seseorang menjadi cacingan. Sebenarnya itu hanyalah mitos yang jauh dari kebenaran, bahkan ikan yang merupakan makanan semua orang dari berbagai macam golongan ini, oleh seluruh pakar kesehatan dunia telah dianjurkan untuk dikonsumsi secara baik dan benar agar mendapatkan manfaat yang luar biasa dari ikan

MANFAAT BUAH DURIAN BAGI TUBUH KITA


Kandungan Buah DurianDurian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. 
Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit). Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian yang lain malah muak dengan aromanya. 
Buah Durian sering di sebut dengan "The King of Fruit" buah yang tumbuh di daerah tropis atau daerah asia tenggara.Buah durian buah yang sangat tajam luarnya tajam pula aromanya, konon jika sudah matang aromanya bisa nyampai 20 - 30 meter terasa di hidung kita kalau yang punya penyakit polip hidung pasti tidak kerasa karena terhalang dengan penyakit tersebut. 

Cari Tahu Kandungan Buah Durian : 

* Terdapat Kandungan Vitamin B
* Terdapat Kandungan Vitamin C 
* Terdapat Kandungan zat besi 
* Terdapat Kandungan kalium 
* Terdapat Kandungan magnesium 
* Terdapat Kandungan fosfor 
* Terdapat Kandungan seng 
* Terdapat Kandungan thiamin 
* Terdapat Kandungan riblofavin 
* Terdapat Kandungan omega 3 dan 6 
* Terdapat Kandungan phytonurient 
* Terdapat Kandungan polyphenol 
* Terdapat Kandungan phytosterol 
* Terdapat Kandungan antioksidan 
* Terdapat Kandungan organosulfur 
* Terdapat Kandungan tryptophan 
* Terdapat Kandungan Karbohidrat 
* Terdapat Kandungan lemak tak jenuh, dan protein.

 Kandungan Buah Durian Untuk Kesehatan Di antaranya : 
* Membantu Mengatasi anemia 
* Membantu Mengatasi Mengatasi sembelit, karena buah durian kaya akan serat 
* Membantu Mengatasi Penuaan yang terjadi secara dini karena kandungan vitamin C yang ada di dalam       buah durian berfungsi sebagai antioksidan 
* Membantu Mengatasi penyakit kulit 
* Membantu Mengatasi kesehatan tulang karena mengandung kalsium, potassium dan vitamin B 
* Membantu Mengatasi Penyakit Kuning 
* Membantu Mengatasi Kesehatan Gigi kita 
* Membantu Mengatasi dan mengurangi Stress dan Depresi karena memiliki kandungan piridoksin 
* Membantu Mengatasi Usir Nyamuk
* Membantu Mengatasi Meningkatkan nafsu makan anak maupun orang dewasa. 
Jangan Makan Buah durian terlalu berlebih karena akan menggangu kesehatan kita apa lagi di campur dengan alcohol,Konsumsilah sewajarnya supaya kandungan pada durian bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

MANFAAT KELAPA MUDA UNTUK GINJAL KITA

Air kelapa seringkali kita anggap sebagai air pelepas dahaga saja,
apalagi bila diolah dan dikemas dengan baik bisa dibuat sebagai nata de
coco, kecap, dan bahkan dijadikan salah satu minuman kesehatan semacam
energy drink.

Kandungan air kelapa kaya akan potasium (kalium), mineral, air kelapa
dan juga mengandung gula (bervariasi antara 1,7 sampai 2,6 persen) dan
protein (0,07-0,55 persen). Karena komposisi gizi yang demikian itu, air
kelapa berpotensi dijadikan bahan baku produk pangan.

Di Filipina, air kelapa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman,
jelly, alkohol, dektran, cuka, dan nata de coco. Di Indonesia, air
kelapa digunakan sebatas sebagai minuman (air kelapa muda) dan media
pembuatan nata de coco. Yang tak kalah menarik, air kelapa juga bisa
dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional dan perawatan
kecantikan
. Sementara itu, daging buah kelapa muda yang masih seperti
susu sangat baik dikonsumsi anak-anak yang menderita kekurangan gizi
(/nutritional defyciency)./*Kaya gizi*


Air kelapa memiliki karakteristik cita rasa yang khas. Di samping itu,
air kelapa juga punya kandungan gizi, terutama mineral yang sangat baik
untuk tubuh manusia. Kandungan yang terdapat dalam air kelapa tidak
hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Unsur makro yang terdapat
adalah karbon dan nitrogen.

Unsur karbon dalam air kelapa berupa karbohidrat sederhana seperti
glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, dan inositol. Unsur nitrogen
berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alin, arginin,
alanin, sistin, dan serin. Sebagai gambaran, kadar asam amino air kelapa
lebih tinggi ketimbang asam amino dalam susu sapi
.

Selain karbohidrat dan protein, air kelapa juga mengandung unsur mikro
berupa mineral yang dibutuhkan tubuh. Mineral tersebut di antaranya
kalium (K), natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe),
cuprum (Cu), fosfor (P), dan sulfur (S). Yang cukup mencengangkan, dalam
air kelapa juga ditemukan berbagai vitamin. Sebut saja vitamin C dan
berbagai asam seperti, asam nikotinat, asam pantotenal, dan asam folat.
Vitamin B kompleks yang dikandungnya antara lain niacin, riboflavin, dan
thiamin.

*Sarat khasiat*

Buah yang nama botaninya adalah Cocos nucifera ini dikenal dengan nama
"Wonder Food". Disebut demikian karena banyak kandungan nutrisi di dalam
buah itu yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Di beberapa daerah di tanah
air, kelapa merupakan buah yang sakral bahkan cenderung "magis" karena
perannya yang sangat penting dalam berbagai ritual keagamaan dan
seremonia adat. Dalam mitologi Hindu, kelapa disebut sebagai Tree of
Heaven karena kelapa dipercaya dapat membawa kekuatan, kesehatan, umur
yang panjang, dan kedamaian.
Kandungan mineral alami dan protein berkualitas tinggi di dalam kelapa
sangat baik untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel dalam tubuh. Airnya
dikenal sebagai air mineral dan merupakan minuman penyegar. Kandungan
gula yang terdapat pada air kelapa mudah diserap oleh tubuh. Air kelapa
merupakan tonik yang sangat baik untuk kesehatan. Air yang terdapat
dalam satu buah kelapa cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin
C dalam sehari.

Seperti yang kita ketahui, walau kandungan nutrisi yang dikandung air
kelapa cukup tinggi namun bersifat isotonik. Secara alami, air kelapa
mudah memiliki komposisi mineral dan gula yang sempurna sehingga punya
kesetimbangan elektrolit yang sempurna pula, sama halnya dengan cairan
tubuh manusia. Itu sebabnya mengapa air kelapa dapat digunakan sebagai
pengganti cairan infus. Mengingat komposisi mineral yang dikandungnya,
air kelapa punyaipotensi besar untuk dikembangkan sebagai minuman
isotonik alami.
Kita ingat, orang tua kita dulu sering memberi kelapa muda hijau ketika
menderita demam atau campak. Mereka yakin air kelapa mampu menurunkan
panas dalam. Ketika demam, air kelapa dan air putih diminum secara
berselang seling untuk mengurangi panas dan rasa sakit
.

Minuman air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat meredakan kegerahan,
mulut kering, demam dengan kehausan, serta penyakit diabetes. Selain
itu, minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah
. Namun
perlu diperhatikan, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan
sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan pada tulang,
disarankan tidak mengonsumsi air kelapa berlebihan.


Selain itu, ada tradisi di masyarakat yang mengharuskan ibu yang sedang
hamil tua untuk sering minum air kelapa muda. Air kelapa ini dipercaya
dapat membersihkan janin di dalam rahim sehingga kelak jika si jabang
bayi keluar, menjadi bersih, tidak kurapan seperti lemak kering yang
menempel pada kulit si bayi.

Air kelapa juga dikenal sebagai obat tradisional kuno yang sangat
efektif dalam membasmi berbagai jenis cacing merugikan di dalam usus.
Juga sangat baik diminum di pagi hari sebelum mengonsumsi makanan
lainnya. Hal itu sangat dianjurkan dilakukan bagi penderita gastritis
atau hyperacidity.


Di samping itu, air kelapa sangat bermanfaat dalam pengobatan colitis,
luka dalam lambung, diare, disentri, dan wasir. Air kelapa dapat pula
mengatasi kerusakan sistem saluran cerna seperti mengurangi gas dalam
lambung, mual-mual, dan salah cerna. Bila ditambah madu, sangat baik
untuk diminum menjelang tidur bagi yang kesal dengan batuk kering yang
diderita.


Bagi penderita kolera, campuran jus jeruk nipis dan air kelapa sangat
membantu untuk penyembuhan. Manfaat lain, diketahui air kelapa bersifat
diuretic sehingga ccocok untuk mengobati kerusakan saluran kemih,
seperti sering kencing, albuminuria, serta membantu dalam penghancuran
batu di saluran kemih maupun ginjal.


Dari beberapa penelitian, ternyata air kelapa juga dapat digunakan
sebagai media pertumbuhan mikroba, misalnya Acetobocter xylinum untuk
produksi nata de coco. Bahkan, saat ini dikembangkan pembuatan minuman
berenergi dari air kelapa sebagai alternatif dari sekian banyak minuman
energi di pasaran.

MANFAAT BUAH RAMBUTAN

Buah rambutan memiliki nama latin Nephelium lappaceum, merupakan buah yang berasal dari daerah tropis seperti asia tenggara. Buah ini sering dikonsumsi karena memiliki sifat manis dan kaya akan kandungan air. Meski ada juga yang rasanya asam, terutama yang mengkal  Namun tidak banyak yang tahu bahwa buah ini juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan.

Kulit Buah Rambutan penangkal radikal bebas.
Kulit rambutan juga memiliki beberapa senyawa organik, asam galat. Dan menurut penelitian, senyawa organik itu berperilaku seperti penangkal radikal bebas karena membantu melindungi terhadap kerusakan oksidatif dalam tubuh manusia. Manfaat lain yang kuat adalah penggunaannya dalam memerangi kanker. Dan karena aktivitas antioksidan kuat, ekstrak kulit dan buah juga sering digunakan sebagai obat atau produk suplemen kesehatan.

Membantu penyerapan zat besi.

Kandungan vitamin dari buah rambutan ini juga mencegah sel-sel tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas. Hal ini juga membantu dalam penyerapan zat besi dalam tubuh. Buahnya mengandung tembaga yang penting untuk pembentukan sel-sel darah putih dan merah juga mangan, yang diperlukan untuk memproduksi dan mengaktifkan enzim.
Sumber zat gizi
Karena buah rambutan merupakan sumber zat besi yang baik, sehingga buah ini juga  sangat dianjurkan dikonsumsi para wanita. Zat besi yang ada di dalamnya, mampu meningkatkan jumlah oksigen dalam tubuh. Hal ini pada gilirannya membantu meringankan gejala pusing dan kelesuan yang disebabkan oleh kekurangan zat besi atau anemia.
Menjaga kesehatan ginjal
Juga mengandung fosfor, makan rambutan akan membantu menghilangkan limbah yang tidak diinginkan dari ginjal. Ini juga memainkan peran penting dalam perbaikan, peremajaan, pengembangan, dan pemeliharaan jaringan dan sel-sel tubuh. Bahan lain dalam buah yakni kalsium, juga membantu meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.


Membantu program diet.
Meski mengandung kaya fruktosa dan sukrosa, tetapi buah ini memiliki kalori lebih sedikit. Buah ini, bisa menjadi pilihan yang pas bagi mereka yang tengah berdiet. Rambutan juga dikemas dengan vitamin C termasuk potasium, zat besi, beta karoten atau vitamin A,kalsium magnesium, seng, sodium, niasin,serat dan protein

Buah Rambutan mengobati diabetes.
Banyak dari mereka warga negara di Asia Tenggara memanfaatkan rambutan untuk pengobatan diabetes, hipertensi dan penyakit lainnya. Studi juga telah menemukan bahwa daging buah rambutan, biji dan kulitnya mengandung antioksidan kuat yang disebut flavonoid, yang dikenal mampu mengurangi kadar kolesterol. Tak hanya itu, kandungan flavonoid pada rambutan juga bisa memiliki atribut anti-kanker serta anti-inflamasi .

Baik untuk usus dan pencernaan.
Jika Anda ingin menyingkirkan parasit usus dan diarrohea, buah ini juga tepat untuk dikonsumsi.

Mengurangi resiko tekanan darah tinggi.
Tidak hanya membantu menurunkan berat badan, rambutan juga dikenal untuk mengurangi tekanan darah dan memperbaiki tekstur kulit Anda

Kamis, 20 Maret 2014

belajar istilah MEDIS

Secara umum istilah medis terdiri dari 4 bagian.
1. Kata induk
2. Awalan
3. Akhiran
4. Penghubung antar bagian
Suatu istilah bisa terdiri dari kata induk saja, atau ditambah 1, 2 atau 3 bagian lain.
Kita ambil satu contoh sederhana: perikarditis
“Peri” adalah awalan yang berarti sesuatu yang di tepi atau melingkupi
“kard” artinya jantung
“Itis” adalah akhiran yang berarti “peradangan”
Jadi Pericarditis artinya peradangan pada jaringan yang melingkupi jantung.
Tentu mudah memahami kalau ada istilah:
Bradikardi, “bradi” artinya “lambat” sehingga “bradikardi” berarti denyut jantungnya melambat.
Takhikardi, “takhi” artinya “cepat” sehingga “takhikardi” berarti denyut jantungnya bertambah cepat.
Contoh lain yang menggunakan 2 kata induk: ureterolithiasis.
“Ureter” adalah saluran dari ginjal menuju kandung kemih. Dalam bahasa Indonesia juga disebut ureter. Fonem “o” untuk menghubungkan dengan kata berikutnya. “Lith” artinya batu, sedang akhiran “osis atau asis” artinya proses.
Jadi “Ureterolithiasis” adalah terbentuknya batu pada saluran kemih antara ginjal dan kandung kemih.
Contoh lain yang lebih kompleks: Histerosalfingografi.
Histero artinya “uterus” atau “rahim”
Salfing adalah nama lain dari tuba fallopii artinya “saluran telur”
Grafi adalah “gambar/foto”.
Fonem “o” adalah kata penghubung antar masing-masing kata induk tersebut.
Jadi Histerosalfingografi berarti: gambar dari rahim dan saluran telur yang diperoleh dengan foto rontgen.
(Kata “histeris” itu diduga juga berakar dari kata “histero” yang berarti rahim ini. Ada yang menyebut karena ketika berkontraksi rahim menjadi begitu keras dan kaku. Ada yang menyebut dari ekspresi wanita ketika rahimnya berkontraksi dan mengejan kuat-kuat).
Kalau kita tengok penulisannya dalam bahasa Inggris, maka proses adopsi ini mudah diikuti.
Perikarditis: Pericarditis
Ureterolithiasis: Ureterolithiasis
Histerosalfingografi: Hysterosalphingography
Kita coba yang menarik juga: Muscullus Sternocleidomastotideus. Artinya: otot (muscullus) yang menghubungkan antara tulang sternum, tulang klavikula (salah satu bagiannya dilekati otot ini) dan tulang mastoid. Dihubungkan dengan fonem penyambung “o”. Pada anak-anak, adanya peradangan di faring sering diikuti pembesaran kelenjar di sepanjang otot sternokleidomastoideus ini.
Beberapa awalan, artinya dan contoh penggunaannya:
Hiper: tinggi atau banyak, misalnya hipertensi, hipertiroid, hiperkoagulasi, hiperglikemia, hiperkolesterolemia
Peri: bagian tepi, yang melingkupi, misalnya perikardium (melingkupi jantung), peritoneum (melingkupi organ-organ dalam)
Dis: suatu gangguan, ketidak normalan, atau nyeri; misalnya disuria (nyeri saat berkemih), dismenorrhea (nyeri saat menstruasi),
A atau An: bersifat negatif, kurang, tidak seharusnya; misalnya aritmia (irama jantung tidak teratur), agenesis (tidak terbentuk), avitaminosis (kondisi kekurangan vitamin)
Hipo: rendah; misalnya hipotensi, hipoglikemia, hipotiroid
Hemi: separoh, sebelah; misalnya hemi-an-opsia (kehilangan penghilatan pada satu sisi/sebelah); hemi-parese (kelemahan otot pada satu sisi kanan-kiri atau satu dari dua alat gerak tangan-kaki).
Ipsi: satu sisi yang sama; misalnya hemiparese ipsi-lateral (ada gangguan syaraf dimana pada wajah terjadi pada sisi kanan-kiri yang sama dengan sisi dari tangan-kaki yang mengalami kelemahan otot).
Kontra: sisi yang berlawanan; misalnya hemiparese kontra-lateral (sisi gangguan pada wajah berlawanan dengan sisi kelemahan otot pada tangan-kaki).
Supra/superior: atas, lebih; misalnya kelenjar supra-renal (kelenjar di bagian atas dari ginjal); vena cava superior (pembuluh darah balik jantung dari bagian atas tubuh)
Sub/Inferior: bawah, lebih dalam; misalnya vena cava inferior (pembuluh darah balik jantung dari bagian bawah tubuh), jaringan sub-mucosa (bagian sebelah dalam dari atau di bawah jaringan lendir).
Berikut beberapa akhiran, artinya dan contoh penggunannya:
algia: nyeri misalnya neuralgia (nyeri pada syaraf), sefalgia (sakit kepala),
blast: tahap awal suatu pertumbuhan, misalnya sitotrofoblas (sel-sel bakal pembentuk plasenta pada kehamilan).
ectomi/tomi: operasi untuk mengangkat sesuatu atau tindakan memotong sesuatu; misalnya appendektomi (mengoperasi usus buntu), prostatektomi (mengangkat kelenjar prostat), phlebotomi (tindakan membuka/menusuk pembuluh darah).
itis: peradangan; misalnya faringitis (peradanga pada faring), bronkhisis (peradangan pada bronkhus/saluran nafas utama), hepatitis (peradangan pada hepar/liver/hati).
lisis: hancur, hilang, lebur, lepas; misalnya adhesiolisis (pelepasan ikatan dua jaringan/organ), hemodialisis (pembersihan darah kotor/cuci darah: hemo artinya darah).
oma: pertumbuhan tidak normal, tumor; misalnya hepatoma (tumor pada hepar/liver), mioma (tumor pada otot), mioma uteri (tumor pada jaringan otot dinding rahim), hemangiona (tumor pada dinding pembuluh darah).
oskop/oskopi: melihat, alat untuk melihat; misalnya endoskopi (melihat bagian dalam tubuh, seperti saluran cerna, tanpa menembus jaringan), laparoskopi (teknik diagnosa dengan melihat bagian dalam tubuh dengan cara menembus kulit/jaringan, bisa diteruskan dengan tindakan terapi/operasi), rektoskopi (melihat bagian dalam rektum, misalnya pada kecurigaan kanker rektum).
osis/asis: proses, suatu kondisi; misalnya lithiasis (terbentuk batu di suatu tempat); endometrosis (suatu kondisi terdapatnya jaringan dinding rahim di tempat yang tidak seharusnya),
pati: suatu yang tidak normal atau rusak; misalnya kardiomiopati (kelainan pada otot dinding jantung), retinopati (kerusakan pada retina mata, misalnya pada diabetes), nefropati (kerusakan pada nefron/bagian dari ginjal misalnya pada diabetes), ensefalopati (kondisi penyakit yang menimbulkan gangguan di otak).
plasti: membentuk seperti, memperbaiki mendekati bentuk semula; misalnya rinoplasti (memperbaiki hidung setelah cedera), vaginoplasti (membentuk vagina pada kelainan organ kelamin).
pnea: pernafasan; misalnya apnea (tidak/sulit bernafas); takhipnea (frekuensi pernafasan terlalu cepat)
rrhea: aliran; misalnya diarrhea/diare (aliran dari saluran cerna), amenorrhea (tidak terjadi menstruasi),
sklerosis: proses pengerasan; misalnya arterioskleroris (pengerasan dinding pembuluh darah oleh timbunan lipid)
uria: kandungan dalam urin melebihi/yang tidak normal; misalnya glukosuria (terdapat glukosa dalam urin), hematuria (terdapat darah dalam urin), proteinuria (terdapat protein dalam urine).
emia: terdapat dalam darah; misalnya bakteriemia (terdapat bakteri dalam jumlah yang berbahaya dalam darah), hiperglikemia (kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi)
parese: kelemahan tonus/kontraksi otot; misalnya hemiparese (lihat penjelasan sebelumnya).
paralise: kelumpuhan tonus/kontraksi otot; kalau parese berarti elemahan, paralise berarti kelumpuhan.
Apa lagi ya? nanti kalau ingat lagi kita tambahkan lagi. Kalau ada yang menemukan, sila diusulkan untuk ditambahkan.
Kalau ke dokter atau RS, jangan lupa catat istilah-istilah yang disampaikan dokter. Bila perlu, minta dokter untuk menuliskannya, agar kita bisa mencari artinya kemudian.
Selamat belajar, jangan sampai pusing …

Rabu, 26 Februari 2014

Obat Generik standart indonesia

ANTIBIOTIK TAB/CAP
1.     Amoxicilyn Tab
2.     Amphicilyn Tab
3.     Cotrimoxazole Tab
4.     Chloramphenicol Kap
5.     Metrozonidazole
ANALGETIK-ANTIPIRETIK (ANTI NYERI-PENURUN PANAS)
1.     Antalgin
2.     Paracetamol
3.     Asam Mefenamat
4.     Nutradon
OBAT BATUK TABLET
1.     GG
2.     Dextrometropan
3.     Mirovan
ANTACIDA (OBAT MAAG)
1.     Antasida Doen
2.     Cimetidine
3.     Ranitidin
ANTI BISTAMIN (ANTI ALERGI)
1.     CTM
2.     Tralgy
3.     Dexamet
4.     Prednison
ANTI SPASMODIK (ANTI MULES)
1.     Spasminal
2.     Papaverin
OBAT DIARE
1.     Diaform
2.     Andikap
3.     Diapet
4.     Cebadiar
5.     Oralit
OBAT ASMA
1.     Aminophilyn
ANTI REMATIK
1.     Piroxicam
VITAMIN-MULTI VITAMIN TAB
1.     Vit B 1
2.     Vit B 6
3.     Vit B 12
4.     Vit C
5.     Vit B Complex
6.     Etabion
7.     Enervon C
8.     Spirulina
ANTI INFLUENZA
1.     Fludexin
2.     Demacolin
3.     Panadol Flu
4.     Tera F
5.     Aspilet
6.     Decold
ANTI BIOTIK SYRUP
1.     Amoxicylin Syrup
2.     Cotrimoxazole Syrup
3.     Ampicyn Syrup
 
ANALGETIK-ANTIFIRETIK SYRUP
1.     Paracetamol Syrup
OBAT BATUK SYRUP
1.     OBH Syrup
2.     OBH Indo Plus Syrup
3.     OBP
4.     Cough Friend
OBAT DIARE SYRUP
1.     Guanistrep Syrup
VITAMIN-MULTI VITAMIN SYRUP
1.     Sakatonik Liver Syrup
BICNAT (AS. BIKARBONAT)
1.     Bicarbonas
SALF KULIT
1.     Tetracicylin 3%
2.     Hidrocortison
3.     Trifamycetin
SALF MATA/TETES MATA
1.     Tetracicylin 3%
2.     Chlorampenikol Tetes Mata
TETES TELINGA
1.     Chlorampenikol Tetes Telinga

Jumat, 14 Februari 2014

LAPORAN PENDAHULUAN SIFILIS

 KEPERAWATAN KLIEN DENGAN SIFILIS
A. PENGERTIAN
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Penyakit menular seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini sangat kronik, bersifat sistemik dan menyerang hampir semua alat tubuh.
B. ETIOLOGI
Penyebab penyakit ini adalah Treponema pallidum yang termasuk ordospirochaetales, familia spirochaetaceae, dan genus treponema. Bentuk spiral, panjang antara 6 – 15 µm, lebar 0,15 µm. Gerakan rotasi dan maju seperti gerakan membuka botol. Berkembang biak secara pembelahan melintang, pembelahan terjadi setiap 30 jam pada stadium aktif.
C. EPIDEMIOLOGI
Asal penyakit tidak jelas. Sebelum tahun 1492 belum dikenal di Eropa. Pada tahun 1494 terjadi epidemi di Napoli. Pada abad ke-18 baru diketahui bahwa penularan sifilis melelui hubungan seksual. Pada abad ke-15 terjadiwabah di Eropa. Sesudah tahun 1860, morbilitas sifilis menurun cepat. Selama perang dunia II, kejadian sifilis meningkat dan puncaknya pada tahun 1946, kemudian menurun setelah itu.
Kasus sifilis di Indonesia adalah 0,61%. Penderita yang terbanyak adalah stadium laten, disusul sifilis stadium I yang jarang, dan yang langka ialah sifilis stadium II.
D. PATOFISIOLOGI
1. Stadium Dini
Pada sifilis yang didapat, Treponema pallidum masuk ke dalam kulit melalui mikrolesi atau selaput lendir, biasanya melalui senggama. Kuman tersebut berkembang biak, jaringan bereaksi dengan membentuk infiltrat yang terdiri atas sel-sel limfosit dan sel-sel plasma, terutama di perivaskuler, pembuluh-pembuluh darah kecil berproliferasi dikelilingi oleh Treponema pallidum dan sel-sel radang. Enarteritis pembuluh darah kecil menyebabkan perubahan hipertrofi endotelium yang menimbulkan obliterasi lumen (enarteritis obliterans). Pada pemeriksaan klinis tampak sebagai S I. Sebelum S I terlihat, kuman telah mencapai kelenjar getah bening regional secara limfogen dan berkembang biak, terjadi penjalaran hematogen yang menyebar ke seluruh jaringan tubuh. Multiplikasi diikuti oleh reaksi jaringan sebagai S II yang terjadi 6-8 minggu setelah S I. S I akan sembuh perlahan-lahan karena kuman di tempat tersebut berkurang jumlahnya. Terbentuklah fibroblas-fibroblas dan akhirnya sembuh berupa sikatrik. S II juga mengalami regresi perlahan-lahan lalu menghilang. Timbul stadium laten. Jika infeksi T.pallidum gagal diatasi oleh proses imunitas tubuh, kuman akan berkembang biak lagi dan menimbulkan lesi rekuren. Lesi dapat timbul berulang-ulang.
2. Stadium Lanjut
Stadium laten berlangsung bertahun-tahun karena treponema dalam keadaan dorman. Treponema mencapai sistem kardiovaskuler dan sistem saraf pada waktu dini, tetapi kerusakan perlahan-lahan sehingga memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menimbulkan gejala klinis. Kira-kira dua pertiga kasus dengan stadium laten tidak memberi gejala.

F. KLASIFIKASI dan GEJALA
Sifilis dibagi menjadi sifilis kongenital dan sifilis akuisital (didapat). Sifilis kongenital dibagi menjadi sifilis dini (sebelum dua tahun), lanjut (setelah dua tahun), dan stigmata. Sifillis akuisita dapat dibagi menurut dua cara yaitu:
- Klinis (stadium I/SI, stadium II/SII, stadium III/SIII) dan
- Epidemiologik, menurut WHO dibagi menjadi:
1. Stadium dini menular (dalam satu tahun sejak infeksi), terdiri atas S I, S II, stadium rekuren, dan stadium laten dini.
2. Stadium lanjut tak menular (setelah satu tahun sejak infeksi), terdiri atas stadium laten lanjut dan S III.
GEJALA KLINIS
Sifilis Akuisita
1. Sifilis Dini
a. Sifilis Primer (S I)
b. Sifilis Sekunder (S II)
2. Sifilis Lanjut
G. DIAGNOSA BANDING
1. Stadium I
§ Herpes simplek
§ Ulkus piogenik
§ Skabies
§ Balanitis
§ Limfogranuloma venereum (LGV)
§ Karsinoma sel skuamosa
§ Penyakit behcet
§ Ulkus mole
2. Stadium II
§ Erupsi obat alergik
§ Morbili
§ Pitiriasis rosea
§ Psoriasis
§ Dermatitis seboroika
§ Kandiloma akuminatum
§ Alopesia areata
3. Stadium III
§ Sporotrikosis
§ Aktinomikosis
H. PENCEGAHAN
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah seseorang agar tidak tertular penyakit sifilis. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain:
1. Tidak berganti-ganti pasangan
2. Berhubungan seksual yang aman: selektif memilih pasangan dan pempratikkan ‘protective sex’.
3. Menghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan transfusi darah yang sudah terinfeksi.
I. PENATALAKSANAAN
Penderita sifilis diberi antibiotik penisilin (paling efektif). Bagi yang alergi penisillin diberikan tetrasiklin 4×500 mg/hr, atau eritromisin 4×500 mg/hr, atau doksisiklin 2×100 mg/hr. Lama pengobatan 15 hari bagi S I & S II dan 30 hari untuk stadium laten. Eritromisin diberikan bagi ibu hamil, efektifitas meragukan. Doksisiklin memiliki tingkat absorbsi lebih baik dari tetrasiklin yaitu 90-100%, sedangkan tetrasiklin hanya 60-80%.
Obat lain adalah golongan sefalosporin, misalnya sefaleksin 4×500 mg/hr selama 15 hari, Sefaloridin memberi hasil baik pada sifilis dini, Azitromisin dapat digunakan untuk S I dan S II.
J. PROGNOSIS
Prognosis sifilis menjadi lebih baik setelah ditemukannya penisilin. Jika penisilin tidak diobati, maka hampir seperempatnya akan kambuh, 5% akan mendapat S III, 10% mengalami sifilis kardiovaskuler, neurosifilis, dan 23% akan meninggal.
Pada sifilis dini yang diobati, angka penyembuhan mencapai 95%. Kelainan kulit akan sembuh dalam 7-14 hari. Pembesaran kelenjar getah bening akan menetap berminggu-minggu.
Kegagalan terapi sebanyak 5% pada S I dan S II. Kambuh klinis umumnya terjadi setahun setelah terapi berupa lesi menular pada mulut, tenggorokan, dan regio perianal. Selain itu, terdapat kambuh serologik.
Pada sifilis laten lanjut, prognosis baik. Pada sifilis kardiovaskuler, prognosis sukar ditentukan. Prognosis pada neurosifilis bergantung pada tempat dan derajat kerusakan.
Sel saraf yang sudah rusak bersifat irreversible. Prognosis neurosifilis pada sifilis dini baik, angka penyembuhan dapat mencapai 100%. Neurosifilis asimtomatik pada stadium lanjut juga baik, kurang dari 1% memerlukan terapi ulang
Prognosis sifilis kongenital dini baik. Pada yang lanjut, prognosis tergantung pada kerusakan yang sudah ada.
K. ASUHAN KEPERAWATAN
1. Pengkajian
a. Pemeriksaan fisik
Keadaan umum
Kesadaran, status gizi, TB, BB, suhu, TD, nadi, respirasi
b. Pemeriksaan sistemik
Kepala (mata, hidung, telinga, gigi&mulut), leher (terdapat perbesaran tyroid atau tidak), tengkuk, dada (inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi), genitalia, ekstremitas atas dan bawah.
c.Pemeriksaan penunjang
- Pemeriksaan laboratorium (kimia darah, ureum, kreatinin, GDS, analisa urin, darah rutin)
2. Diagnosa Keperawatan & Intervensi
a. Nyeri kronis b.d adanya lesi pada jaringan
Tujuan: nyeri klien hilang dan kenyamanan terpenuhi
Kriteria:
- Nyeri klien berkurang
- Ekspresi wajah klien tidak kesakitan
- Keluhan klien berkurang
Intervensi:
- Kaji riwayat nyeri dan respon terhadap nyeri
- Kaji kebutuhan yang dapat mengurangi nyeri dan jelaskan tentang teknik mengurangi nyeri dan penyebab nyeri
- Ciptakan lingkungan yang nyaman (mengganti alat tenun)
- Kurangi stimulus yang tidak menyenangkan
- Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian analgetik
b. Hipertermi b.d proses infeksi
Tujuan: klien akan memiliki suhu tubuh normal
Kriteria:
- Suhu 36–37 °C
- Klien tidak menggigil
- Klien dapat istirahat dengan tenang
Intervensi:
- Observasi keadaan umum klien dengan tanda vital tiap 2 jam sekali
- Berikan antipiretik sesuai anjuran dokter dan monitor keefektifan 30-60 menit kemudian
- Berikan kompres di dahi dan lengan
- Anjurkan agar klien menggunakan pakaian yang tipis dan longgar
- Berikan minum yang banyak pada klien
c. Cemas b.d proses penyakit
Tujuan: cemas berkurang atau hilang
Kriteria:
- Klien merasa rileks
- Vital sign dalam keadaan normal
- Klien dapat menerima dirinya apa adanya
Intervensi:
- Kaji tingkat ketakutan dengan cara pendekatan dan bina hubungan saling percaya
- Pertahankan lingkungan yang tenang dan aman serta menjauhkan benda-benda berbahaya
- Libatkan klien dan keluarga dalam prosedur pelaksanaan dan perawatan
- Ajarkan penggunaan relaksasi
- Beritahu tentang penyakit klien dan tindakan yang akan dilakukan secara sederhana.